Thursday, April 16, 2015

Anjing Juga Dapat Deteksi Kanker

Apakah Anda senang dengan anjing atau mempunyai peliharaan anjing di rumah? Jangan sekali-kali menelantarkan anjing Anda karena menurut penelitian, anjing ternyata dapat mendeteksi adanya kanker dan keakuratannya hingga 98 persen.


Dalam penelitian yang dilakukan oleh Departemen Urologi di Humanitas Clinical and Research Center, di Milan, Italia ini terbukti bahwa anjing dapat mendeteksi adanya kanker prostat dalam tubuh seseorang.

Penelitian tersebut melibatkan 2 ekor anjing yang diminta untuk mengendus urine dari 900 pria dimana 360 orang di antaranya menderita kanker prostat.

Hasilnya, anjing pertama mampu mendeteksi kanker prostat hingga 98,7 persen dan anjing kedua 97,6 persen. Para peneliti mengungkapkan bahwa anjing mampu mendeteksi kanker prostat lewat senyawa organik volatil dalam urine.

Sebelumnya, Dokter Claire Guest juga melakukan hal yang sama dalam sebuah penelitian yang dibiayai oleh badan amal Medical Detection Dogs. Hasilnya, anjing mampu mendeteksi adanya kanker hingga 93 persen.

Bahkan dokter Claire sendiri memiliki seekor anjing jenis labrador yang kini berusia 10 tahun dan diberi nama Daisy yang dapat mendeteksi kanker manusia. Bahkan anjing ini telah mendeteksi sedikitnya 550 orang penderita kanker dan banyak menyelamatkan nyawa manusia karena penyakit kanker dapat diketahui sejak dini, sehingga dia diberi penghargaan Blue Cross di Inggris.

Menurut dokter Claire, Daisy sejak kecil telah dilatih mengendus sampel orang yang sudah didiagnosis kanker dan orang sehat. Dengan kemampuan indera penciumannya yang 300 kali lebih peka dari manusia, Daisy pun bisa mendeteksi tumor.

“Anjing itu mengendus tubuh saya berulang kali. Saya mendorongnya agar pergi, tapi dia tetap menciumi saya. Dia arah. Anjing itu sempat mendorong saya amat kuat hingga membuat saya memar,” kata teman Claire sesama dokter yang dideteksi menderita kanker payudara.

Setelah dideteksi si anjing, beberapa hari kemudian dokter ini merasakan ada benjolan kecil di bagian payudaranya. Ternyata benjolan tersebut adalah kista yang tidak berbahaya, namun berpotensi menjadi kanker. Akhirnya benjolan itu bisa terdeteksi lebih awal dan segera diangkat sebelum menyebar luas.

Good job, Daisy!

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons