Sunday, March 29, 2015

Apa Itu Penyakit Meningitis?

Presenter dan komedian top Tanah Air, Olga Syahputra meninggal dunia pada Jumat (27/3/2015) sore di RS Mount Elizabeth Singapura akibat penyakit meningitis yang telah dideritanya hampir dua tahun ini.

Apa sebenarnya penyakit meningitis itu? 

Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis biasanya menyerang pada mereka yang memilki sistem kekebalan tubuh yang buruk.

Menurut penyebabnya, meningitis dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:

Bacterial Meningitis 
Meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri dapat menyebar dari orang ke orang melalui batuk dan bersin. Bacterial Meningitis terjadi ketika bakteri masuk ke dalam aliran darah dari sinus, telinga, atau bagian lain dari saluran pernapasan bagian atas. Bakteri kemudian melakukan perjalanan melalui aliran darah ke otak. Bacterial Meningitis adalah jenis meningitis yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dalam hitungan jam, atau menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan bagian lain dari tubuh jika tidak segera ditangani.

Viral Meningitis 
Meningitis yang disebabkan oleh virus. Meskipun viral meningitis paling sering dijumpai, namun tidak terlalu membahayakan bila dibandingkan dengan bacterial meningitis. Orang yang terjangkit Viral Meningitis jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kerusakan otak permanen setelah infeksi sembuh.

Fungal Meningitis 
Meningitis yang disebabkan oleh jamur. Meningitis jenis ini lebih jarang terjadi dibanding dengan dua jenis meningitis di atas. Fungal Meningitis jarang terjadi pada orang yang sehat. Namun seseorang yang memiliki masalah kekebalan tubuh, atau penderita AIDS, sangat rentan untuk terinfeksi Fungal Meningitis.

Selain ketiga penyebab meningitis yang umum di atas, meningitis juga dapat terjadi karena penyebab lain, seperti parasit, penyebaran kanker, kelainan jaringan ikat, kista, dan obat-obatan tertentu (utamanya obat antiradang non-steroid, antibiotik dan imunoglobulin intravena).

Untuk mencegah terkena penyakit meningitis disarankan untuk menerapkan perilaku hidup bersih, seperti kebiasaan mencuci tangan, mengenakan masker terutama saat bepergian ke wilayah endemik meningitis, mengkonsumsi makanan dan minuman dengan asupan nutrisi seimbang, dan vaksinasi. Tetapi karena penyakit ini bisa dibilang jarang, vaksinasi meningitis belum termasuk dalam jadwal vaksin wajib di Indonesia.

Di Indonesia, terdapat dua jenis vaksin meningitis, yaitu vaksin meningokokus polysakarida dan vaksin meningokokus konjugat. Vaksin meningokokus polysakarida bisa diberikan untuk usia berapa pun dan mampu memberi perlindungan sebesar 90-95 persen. Untuk anak di bawah usia 5 tahun, vaksin ini bisa bertahan 1-3 tahun. Sedangkan untuk dewasa akan melindungi selama 3-5 tahun. Untuk vaksin meningokokus konjugat hanya untuk usia 11-55 tahun. BPOM menyarankan agar individu usia 11-55 tahun melakukan program vaksinasi meningitis konjugat ini.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons