Friday, September 19, 2014

Seputar Herpes Zoster

Herpes Zoster adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varisela-zoster. Virus ini juga penyebab penyakit cacar air.

Setelah seseorang menderita cacar air, virus tersebut tidak sepenuhnya hilang. Virus akan menetap dan bertahan di akar-akar saraf. Bila imunitas orang tersebut menurun, maka virus dapat aktif kembali dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster.

Herpes zoster cenderung menyerang orang lanjut usia dan penderita penyakit imunitas seperti penderita AIDS, leukemia, lupus, dan limfoma.

Sekitar 1 dari 5 orang pernah terkena herpes zoster pada suatu saat dalam hidupnya. Meskipun jarang terjadi, seseorang bisa terkena herpes zoster lebih dari sekali. Dalam kebanyakan kasus, serangan herpes zoster terjadi tanpa alasan yang jelas. Kadang-kadang stres atau sakit dapat menjadi pemicunya.

Gejala 
Gejala awal herpes zoster akan menimbulkan sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Pada kasus yang lebih berat, bisa dirasakan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing.

Beberapa hari kemudian timbul bintik kecil kemerahan pada kulit. Bintik-bintik ini lalu berubah menjadi gelembung-gelembung transparan berisi cairan, persis seperti pada cacar air namun hanya bergerombol di sepanjang kulit yang dilalui oleh saraf yang terkena. Bintik-bintik baru dapat terus bermunculan dan membesar sampai seminggu kemudian.

Jika dibiarkan, gelembung akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak berwarna gelap di kulit (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar tanpa meninggalkan bekas.

Gelembung yang timbul biasanya terasa gatal, namun sebaiknya jangan digaruk karena jika gelembung tersebut pecah oleh garukan, keropeng yang terbentuk akan lebih dalam sehingga mengering lebih lama. Kondisi ini juga memudahkan infeksi bakteri. Setelah mengering, keropeng akan meninggalkan bekas yang dalam dan dapat membuat parut permanen.

Pengobatan 
Herpes Zoster dapat sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Pengobatan hanya diperlukan untuk mencegah infeksi, meredakan nyeri, dan mengeringkan inflamasi. Pencegahan Herpes zoster hanya dapat dicegah bila seseorang tidak pernah memiliki cacar air, atau jika orang tersebut memiliki kekebalan sangat baik terhadap virus cacar air. Pencegahan yang lebih aktif adalah dengan imunisasi cacar air.

Tips merawat herpes zoster 
1. Nyeri awal dapat berkurang dengan mengompres bagian badan yang terkena dengan es batu (yang dibungkus dalam kain atau plastik).
2. Tetaplah mandi seperti biasa, karena bakteri di kulit dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air.
3. Hindari pecahnya gelembung cacar air agar tidak meninggalkan parut permanen dengan:
  • Tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras setelah mandi. 
  • Memberikan bedak talk yang mengandung menthol atau salisil pada lepuhan untuk mengurangi gatal. 
  • Menutup lepuhan dengan kain kasa yang lembut. 
  • Memakai pakaian katun yang longgar untuk mengurangi gesekan dengan kulit yang terkena. 
  • Cuci tangan Anda dengan sabun dan air jika Anda telah menyentuh lepuhan kulit. 
  • Hindari bersentuhan dengan bayi dan anak-anak yang belum menderita cacar air, wanita hamil, orang yang sakit serius, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. 
4. Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji, sirsak, pepaya, dan tomat merah yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan kelembaban kulit.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons