Tuesday, July 22, 2014

Ciri-Ciri Takjil Yang Berbahaya Bagi Kesehatan


Bulan Puasa identik dengan jajanan untuk berbuka atau takjil yang biasa banyak di jajakan di pinggir jalan. Berbagai panganan dikemas dalam berbagai bentuk yang menarik dan ditawarkan kepada pembeli.

Namun sekali lagi, Anda harus cerdas dalam memilih karena tidak semua takjil yang ditawarkan tersebut baik bagi kesehatan. Lalu bagaimanakah cara mengenali takjil yang berbahaya dalam jangka panjang bila dikonsumsi?

Berikut beberapa ciri takjil yang tidak aman dikonsumsi:

1. Memiliki bau, rasa, dan tekstur yang mencurigakan 
Jajanan yang menggunakan bahan kimia dalam pengolahannya biasanya meninggalkan sedikit rasa pahit di lidah, dan baunya juga menyengat. Bila makanan memakai pengenyal dan pengawet seperti boraks atau formalin, teksturnya pasti terasa kenyal dan tidak wajar.

2. Warna mencolok 
Anda sebaiknya waspada terhadap makanan yang berwarna terlalu mencolok karena ada kemungkinan makanan tersebut menggunakan pewarna tekstil seperti rhodamin B atau metanil yellow. Bila makanan menggunakan pewarna makanan atau pewarna alami, warnanya cenderung agak pucat.

3. Kemasan plastik hitam dan kertas koran 
Jangan memilih makanan yang dibungkus plastik kresek, apalagi yang berwarna hitam, sebab plastik ini biasanya hasil dari daur ulang yang kita tidak tahu riwayatnya pemakaiannya. Begitu juga tinta pada kertas koran dapat berpindah ke makanan yang kita konsumsi, terutama jika makanan tersebut panas dan berair.

4. Harga murah 
Biasanya kita tertarik membeli sesuatu karena harganya murah, termasuk makanan. Namun jangan tergiur dengan makanan yang dijual terlalu murah karena hal ini biasanya adalah taktik pedagang “nakal” yang menggunakan bahan-bahan berbahaya atau bekas yang harganya memang murah.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons