Monday, March 17, 2014

Ada Apa Dengan Kentang Goreng?

Kentang Goreng adalah makanan ringan yang banyak digemari oleh masyarakat karena disamping rasanya yang gurih dan nikmat, juga sangat cocok menemani bersantai bersama keluarga atau teman.

Namun yang perlu diketahui, dibalik nikmatnya kentang goreng ada setumpuk masalah kesehatan yang harus dirasakan bila mengkonsumsinya terlalu banyak. Mengapa bisa demikian?

Berikut beberapa alasan mengapa kentang goreng harus diwaspadai:

Karbohidrat Buruk 
Kebanyakan kentang goreng dibuat dari kentang putih yang terbukti lebih mudah mengkonversi dalam tubuh dalam bentuk gula. Ketika tubuh Anda membutuhkan karbohidrat dalam waktu cepat, gula ini dipaksa “menyerap” agar bisa segera digunakan sebagai energi. Jika tidak, gula akan disimpan dalam bentuk lemak.

Kecuali jika Anda mengkonsumsinya sebelum berolahraga berat atau setelahnya, gula itu mungkin bisa langsung terurai. Namun jika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah banyak tanpa melakukan aktivitas yang besar, karbohidrat akan dengan cepat mengkonversi menjadi gula yang tinggi dan menyebabkan peningkatan produksi insulin dalam tubuh. Jika pasokan insulin terus melonjak, resistensi insulin juga terus berkembang, dan tubuh lebih berisiko tinggi terhadap penyakit jantung dan diabetes.

Lemak Jenuh 
Kentang goreng diketahui mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh merupakan pencetus utama penyakit kanker, diabetes, jantung, dan penyumbatan pembuluh darah.

Ketika Anda mengkonsumsi lemak jenuh, mereka membuat platelet dalam aliran darah Anda. Hal ini membuat trombosit sedikit lengket kemudian membentuk gumpalan yang terhubung ke dinding arteri yang memasok bagian vital tubuh Anda dengan oksigen dan nutrisi. Gumpalan kecil ini membuat dinding plak yang akhirnya akan menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Lemak jenuh juga telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Lemak ini juga bisa tinggal di tubuh lebih lama dan meningkatkan sirkulasi darah trigliserida yang menurunkan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL).

Lemak Trans 
Lemak trans adalah lemak yang berasal dari pemanasam minyak nabati. Sama seperti lemak jenuh, asam lemak trans pada kentang goreng juga beresiko tinggi menyebabkan penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Lemak trans bertindak sebagai karsinogen dalam tubuh. Kentang goreng yang memiliki tingkat akrilamida tinggi, juga diklaim sebagai zat penyebab kanker. Meskipun belum ada hasil yang konklusif mengenai hubungan antara anak-anak yang sering mengkonsumsi kentang goreng dan kanker, tapi para ahli kesehatan menyarankan agar mereka menghindari makanan ini.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons