Wednesday, October 2, 2013

Tanda-Tanda Dehidrasi Pada Kulit Wajah

Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat disebabkan oleh bermacam hal, salah satunya adalah akibat terpapar sinar matahari langsung dalam waktu yang cukup lama.

Tanda-tanda dehidrasi yang paling mudah diamati adalah perubahan yang terjadi pada kulit wajah.

Berikut adalah beberapa tanda dehidrasi pada kulit wajah dan bagaimana cara mengatasinya.

Kulit Kering dan Pecah-Pecah 
Kulit wajah menjadi kering dan pecah-pecah diantaranya disebabkan oleh cuaca dingin di mana suhu dan kelembaban sangat rendah, berada di ruangan ber-AC terlalu lama, mandi dengan air panas terlalu sering sehingga menghancurkan lapisan lemak di permukaan kulit, dan penggunaan sabun antiseptik yang tidak mengandung pelembab.

Solusinya: Selain banyak minum air putih (minimal 2 liter sehari), disarankan menggunakan pelembab dan hindari mandi dalam waktu lama. Jika kulit sangat kering dan pecah-pecah, pelembab yang dijual bebas yang mengandung asam laktat dan urea dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Banyak mengkonsumsi vitamin A dan B serta minuman berenergi yang mengandung sodium cukup tinggi. Hindari minuman yang mengandung kafein dan alkohol yang memicu dehidrasi. Jika kulit menjadi pecah dan terbuka, diperlukan salep antibiotik dari dokter ahli untuk pencegahan infeksi.


Kulit Memerah 
Kulit memerah biasanya karena terkena sinar matahari langsung dalam waktu lebih dari 15 menit.

Solusinya: Segera hentikan aktivitas Anda di bawah sinar matahari dan beristirahatlah di ruangan yang sejuk. Minum cairan sebanyak mungkin untuk menggantikan air yang hilang dari tubuh Anda. Untuk mencegahnya, gunakan sunblock kapan saja dan di mana saja pada saat beraktivitas di luar ruangan. Kenakan pakaian berlengan panjang warna terang dan juga topi apabila memang harus berada di bawah sinar matahari. Jika kulit masih memerah, gunakan obat antiradang golongan steroid yang memerlukan resep dokter ahli.


Kulit Berkerut 
Kulit berkerut dapat disebabkan oleh penggunaan sabun pembersih yang tidak tepat sehingga cepat membuang minyak pelindung dari kulit, khususnya muka. Demikian juga penggunaan kosmetik yang tidak sesuai dan paparan sinar matahari.

Solusinya: Banyak minum air putih dan tambahkan nutrisi yang bermanfaat. Misalnya, teh hijau dengan kafein untuk melembabkan dan menjaga kulit dari dehidrasi. Kandungan antioksidannya yang tinggi sebagai dasar pertahanan tubuh terhadap radikal bebas. Tambahkan masker (seperti masker apel dan avokad) atau pelembab wajah yang memang diformulasikan khusus untuk jenis kulit kering, lalu gunakan sabun non-detergent atau dengan pH netral. Jangan lupa, gunakan selalu tabir surya bila beraktivitas di luar ruangan.


Kulit Tidak Elastis 
Kulit yang tidak elastis biasanya ditandai dengan adanya garis-garis halus. Sudah pasti penyebabnya adalah kekurangan cairan. Garis halus juga bisa timbul akibat kesalahan dalam pemakaian produk kosmetik, seperti pembersih dan produk untuk pengelupasan kulit.

Solusinya: Segera hentikan penggunaan produk kosmetik yang keras atau yang memiliki kadar alkohol tinggi, bila kulit sedang mengalami dehidrasi. Minum air putih serta buah dan sayur yang memiliki kadar air tinggi, lalu oleskan kulit dengan minyak jagung atau minyak bunga matahari untuk melembabkan dan mengembalikan elastisitas kulit.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons