Monday, August 26, 2013

Manfaat Lari Pagi

Bila Anda termasuk orang yang jarang atau bahkan malas berolahraga pagi, khususnya lari pagi, mungkin dengan membaca beberapa manfaat lari pagi di bawah ini dapat memacu semangat Anda untuk mulai menyukai lari pagi.

Berikut beberapa manfaat lari pagi yang diambil dari beberapa sumber.

Membantu Menurunkan Berat 
Badan Berat badan yang berlebihan bisa menjadi masalah. Selain mebuat penampilan kurang sedap dipandang, berat badan berlebih juga menjadi pemicu utama dari beberapa penyakit mematikan, seperti jantung, stroke, diabetes, dan sebagainya. Berjalan kaki secara rutin di pagi hari dapat membantu Anda untuk membakar kalori yang berlebihan di dalam tubuh karena semua otot tubuh bergerak. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, lakukanlah jalan cepat atau berlari.

Mencegah Osteoporosis 
Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai penurunan kualitas jaringan tulang yang akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang. Untuk menjaga kesehatan tulang tidak hanya dibutuhkan kalsium dan vitamin D saja, tetapi juga gerakan badan secara menyeluruh seperti jalan kaki atau lari pagi setidaknya 10000 langkah setiap hari dan terkena sinar matahari pagi sekitar 15 menit sehari. Jika Anda lakukan ini secara rutin, maka tulang Anda akan lebih lama bertahan dari ancaman osteoporosis.

Jauh dari Penyakit Rematik 
Beberapa masalah rematik bisa menyerang Anda karena kurangnya pelenturan pada otot-otot. Melakukan lari pagi setiap hari adalah tindakan yang tepat untuk mencegahnya. Berlari dapat menolong sendi tetap dilumasi dengan baik dan bebas dari rasa sakit.

Jantung Lebih Sehat 
Serangan jantung merupakan salah satu penyumbang angka kematian terbesar di dunia. Bagi Anda yang ingin memiliki jantung sehat maka berjalan kaki atau berlarilah setiap pagi secara rutin. Berjalan kaki secara cepat atau berlari akan memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung, dan ini sangat baik bagi kinerja jantung karena otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya oksigen) agar sehat dan berfungsi normal. Dengan kondisi seperti ini maka oksigen yang dibutuhkan jantung akan tercukupi dan menjaga jantung lebih bugar.

Menurunkan Kolesterol 
Berjalan kaki cepat atau berlari juga mampu menurunkan kolesterol, karena saat tubuh bergerak maka kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat.

Mencegah Stroke 
Studi terbaru menyatakan bahwa berjalan kaki selama 20 jam dalam seminggu mampu menurunkan resiko serangan stroke sebanyak 2/3. Bila ingin hasil yang lebih maksimal, berlarilah.

Mencegah Diabetes 
Menggerakkan badan secara rutin, dalam hal ini berjalan cepat atau berlari, terbukti mampu menjaga kadar gula dalam tubuh. Menurut study dari National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases, berjalan kaki yang dinyatakan mampu mencegah diabetes adalah dengan kecepatan 6 km/jam dan dilakukan selama 50 menit.

Meningkatkan Konsentrasi 
Ketika Anda berjalan, Anda pasti berkonsentrasi terhadap arah jalan yang ingin dituju. Banyak para atlet lari percaya bahwa lari seperti meditasi, hingga membantu meningkatkan konsentrasi Anda dalam hal apa pun.

Menajamkan Mata 
Orang yang berlari 56 km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan resiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 km per minggu.

Menghindari Disfungsi Seksual 
Pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.

Mengurangi Stres 
Berjalan atau berlari dapat membantu anda mengurangi stres. Selama berjalan, stres Anda akan berkurang karena otak melepaskan endorfin. Hormon endorfin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang. Endorfin diproduksi oleh kelenjar pituitary yang terletak di bagian bawah otak. Hormon ini bertindak seperti morphine, bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine. Endorfin mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman hingga membuat seseorang berenergi.

Menjaga Kebugaran Tubuh 
Berjalan kaki atau berlari juga bermanfaat untuk menjaga agar tubuh selalu sehat dan bugar, dan memiliki kekebalan yang lebih baik daripada orang yang sedikit bergerak. Berjalan kaki 3 kali dalam seminggu mampu meningkatkan kebugaran dan menjaga sistem pernapasan secara signifikan.

Terbebas dari Dimensia 
Selain meningkatkan konsentrasi, berlari atau berjalan juga terbukti dapat mencegah kepikunan. Journal of American Geriatrics Society melaporkan, perempuan yang dari remaja sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami Dimensia.

Tidur Lebih Nyenyak
menjelaskan bahwa dengan meluangkan waktu untuk berlari, pengidap insomnia berhasil tertidur pada menit ke-17. Sementara bila mereka tidak berlari, mereka baru bisa tidur sekurang-kurangnya pada menit ke-38. Pengidap insomnia ini juga tertidur sejam lebih lama jika mereka berlari.

Panjang Umur 
Sebuah pengamatan terhadap 22 studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam dalam seminggu akan menekan resiko meninggal dunia dalam usia muda hingga 19 persen. Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif berolahraga akan menekan resiko meninggal dalam usia muda hingga 50 persen.

Karena itu, mulai esok ambillah sepatu Anda dari gudang dan mulailah berlari. Semoga info di atas bermanfaat bagi Anda.

1 comments:

Adeline Niesha said...

dengan melakukan olahraga 2,5 jam dalam seminggu kita bisa menurunkan resiko meninggal dalam usia muda...berarti banyak juga ya manfaat dari olah raga...
dan setiap melakukan olah raga apakah setiap wanita disarankan untuk memakai kaos kaki wanita untuk memperkecil resiko saat olah raga.. ?

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons