Wednesday, August 7, 2013

Bakteri-Bakteri yang Hidup di Air Minum

Air yang kita konsumsi sehari-hari dapat terinfeksi oleh berbagai macam bakteri dalam jumlah tertentu. Bakteri-bakteri ini ada yang tidak berbahaya dalam batas tertentu, namun ada juga bakteri yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda, khususnya bila air telah terkontaminasi dengan limbah bahan kimia. Karena itu, pastikan air minum Anda telah dimasak dengan sempurna.

Berikut beberapa bakteri yang sering muncul dalam air minum:

1. Rotifera 
Rotifera adalah salah satu mikroorganisme yang paling umum yang dapat ditemui pada air minum di seluruh dunia. Merskipun ukurannya yang hampir mikroskopis namun rotifera masih dapat dilihat dengan mata telanjang. Rotifera diketahui tidak berbahaya bagi manusia. Dan kabar itu cukup bagus, karena rotifera cukup sering ditemukan dalam air kran.

2. Escherichia Coli 
Escherichia Coli adalah bakteri yang umum ditemukan di bawah usus organisme berdarah panas. Kebanyakan Escherichia Coli tidak berbahaya, tetapi beberapa serotipe dari bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan yang serius pada manusia dan diare akibat kontaminasi makanan.

3. Anabaena 
Anabaena hidup di semua waduk air tawar di seluruh dunia, terutama di Australia, Eropa, Asia, Selandia Baru, dan Amerika Utara. Di Australia, bakteri air tawar Anabaena telah ditemukan memproduksi saxitoxins, sejenis neurotoksin yang dapat menyebabkan penyumbatan pernapasan, yang diikuti dengan kematian.

4. Cryptosporidium 
Cryptosporidium dapat menyebabkan penyakit pencernaan seperti diare pada manusia. Kondisi tersebut dikenal sebagai cryptosporidiosis atau serangan diare yang melumpuhkan.

5. Legionella Pneumophila 
Legionella Pneumophila adalah bakteri patogen penyebab legionellosis atau penyakit legiuner. Legionellosis adalah istilah medis untuk infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh spesies dari bakteri aerobik milik genus Legionella. Lebih dari 90% kasus legionellosis disebabkan oleh Legionella Pneumophila.

6. Naegleria Fowleri 
Naegleria Fowleri adalah organisme yang biasanya ditemukan di air tawar hangat seperti kolam, danau, sungai, dan sumber air panas. Tidak ada bukti bahwa organisme ini hidup di air asin. Naegleria Fowleri dapat menyerang sistem saraf manusia. Meskipun hal ini jarang terjadi, infeksi ini dapat menyebabkan kematian korban. Tingkat fatalitas kasus diperkirakan mencapai 98%.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons