Thursday, April 25, 2013

Posisi Bercinta yang Berbahaya


Mempelajari atau bahkan melakukan beberapa macam posisi bercinta dapat memberikan variasi dalam bercinta sehingga tidak monoton dan cepat bosan. Namun harus Anda ketahui bahwa tidak semua posisi bercinta aman untuk dilakukan, apalagi bagi Anda yang baru pertama kali melakukannya. Posisi apa sajakah itu?

Standing Cowgirl 
Posisi cowgirl atau yang biasa dikenal dengan woman on top biasanya sangat disukai pria karena mereka tidak perlu melakukan banyak gerakan yang melelahkan. Namun bila posisi ini dimodifikasi dengan pria yang harus melakukannya sambil berdiri tentunya harus memerlukan kekuatan lebih untuk menyanggah pasangannya. Posisi ini berisiko sang wanita akan jatuh bila pasangannya tidak terlalu kuat.

Standing 69 
Posisi 69 mungkin merupakan posisi favorit bagi pasangan yang ingin mendapatkan kenikmatan lebih. Namun posisi yang biasa dilakukan sambil berbaring ini akan menjadi berisiko bila dilakukan sambil berdiri. Sama halnya dengan posisi standing cowgirl, posisi ini membutuhkan kekuatan otot yang lebih dari pria.

Pail Driver 
Ketika melakukan posisi ini, sang wanita harus bersandar pada sofa atau tempat tidur. Kemudian kaki diangkat dan dibuka selebar mungkin agar pasangan bisa leluasa melakukan penetrasi. Posisi ini dianggap bisa memberikan kepuasan bagi pria, hanya saja sangat berbahaya untuk wanita. Posisi ini bisa menyebabkan terjadinya cidera leher. Karena, leher menjadi titik tumpu berat badan dan berada dalam posisi yang tidak seharusnya (tertekuk).

Body Builder 
Banyak yang beranggapan bahwa seks juga bisa menjadi sarana latihan untuk menguatkan otot tubuh pria, salah satunya melalui posisi body builder. Dalam posisi pria akan mengangkat seluruh tubuh pasangannya, sedangkan posisi kaki wanita mengunci tubuhnya. Sama seperti latihan angkat beban di gym, sesekali mungkin pria tak bisa mengangkat tubuh pasangannya dengan sempurna dan tidak stabil. Posisi ini juga berisiko terjatuhnya kedua pasangan.

The Pair of Tongs
Posisi ini disebut juga sebagai posisi penjepit, karena posisi pria dan wanita tegak lurus dan kakinya saling bertautan. Namun, untuk menyangga berat badan, sang wanita harus bertumpu pada satu tangan ke lantai dan satu tangan pada pasangan. Karena bebannya lebih banyak bertumpu pada satu tangan ke lantai, posisi ini dianggap berisiko menyebabkan cidera pada wanita. Selain itu, posisi badan yang sering berubah dan bergeser mendadak juga bisa melemahkan kekuatan otot tangan, atau bahkan dapat merobek otot karena diteganggan secara tiba-tiba.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons