Monday, March 4, 2013

Penyebab Keputihan


Keputihan atau dalam istilah medisnya dikenal dengan istilah Leucorrhoe atau Fluor Albus, sebenarnya merupakan peristiwa normal, karena di dalam vagina sendiri terdapat “bakteri baik” yang disebut Basil Doderlein, yang bertugas untuk menjaga lingkungan vagina agar tetap asam dan berfungsi sebagai perlindungan terhadap infeksi.

Keputihan yang normal biasanya bersifat encer, bening, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal-gatal. Ini disebut keputihan fisiologis (normal). Cairan vagina normal terjadi hanya pada saat-saat tertentu, seperti: sebelum menstruasi, sesudah menstruasi, kelelahan, stres, hamil, atau ketika terangsang secara seksual (selama hubungan seksual).

Keputihan yang abnormal merupakan masalah kesehatan yang sering dialami wanita. Walaupun penyakit ini dinamakan keputihan namun warna cairan yang keluar tidak selalu berwarna putih polos. Warna ini sangat tergantung dari penyebab dan lamanya penyakit yang diderita. Bentuk cairan dapat berupa cairan seperti susu, cairan yang kental dan liat berwarna kekuningan, atau kadang-kadang sampai berupa gumpalan seperti keju yang menimbulkan rasa gatal dan berbau. Jika terkena infeksi jamur, biasanya cairan akan menggumpal, berwarna kehijauan disertai dengan rasa gatal.

Keputihan dapat disebabkan oleh bermacam-macam hal. Mulai dari infeksi bakteri seperti Gonococcus (penyebab penyakit GO), Chlamydia trichomatis, Gardenella, dan Treponema pallidum (penyebab Sifilis), adanya infeksi jamur seperti Candida, adanya infeksi parasit seperti Trichomonas vaginalis, serta adanya infeksi virus seperti Condyloma acuminata dan Herpes.

Keputihan juga dapat terjadi karena adanya penyakit lain yang telah diderita cukup lama, kurang gizi, anemia, dan kurang terjaganya kebersihan.

Keputihan juga dapat disebabkan oleh benda-benda yang dimasukkan secara sengaja atau tidak ke dalam vagina misalnya obat atau alat kontrasepsi, rambut kemaluan, benang (bisa berasal dari selimut, celana dan lain-lain). Selain itu, keputihan abnormal juga dapat disebabkan karena luka (misalnya tusukan, benturan, tekanan atau iritasi yang berlangsung lama). Penyakit ganas seperti tumor atau penyakit-penyakit menular seksual (misalnya gonorrhoea, dan AIDS) juga sering disertai oleh keputihan.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons