Thursday, February 28, 2013

Apa Itu Diet Mediterania?


Belakangan ini muncul sebuah metode diet yang mulai banyak dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia karena efeknya yang konon dapat menurunkan resiko beberapa penyakit kronis, seperti jantung, stroke, diabetes, sindrom metabolic, Alzheimer, bahkan kanker.

Diet Mediterania namanya. Lantas apa sebenarnya Diet Mediterania itu, dan jenis makanan apa sajakah yang boleh dikonsumsi?

Diet ini diambil dari kebiasaan yang telah ribuan tahun dilakukan oleh penduduk di pesisir Mediterania, seperti Italia bagian selatan, Yunani, Spanyol Selatan, dan Turki Selatan. Mereka tidak menyadari jika kebiasaan makan mereka merupakan sebuah pola makan yang baik. Sederhana saja, akan tetapi pola makan mereka membuat hidup lebih berkualitas, tetap sehat dengan memperkecil risiko penyakit kronis.

Pola makan dalam Diet Mediterania sebenarnya simpel, salah satunya dengan menghindari makanan yang digoreng dengan minyak banyak serta lebih sedikit asupan sumber lemak jenuh, sodium, pemanis dan daging merah.

Kebanyakan makanan dalam rencana Diet Mediterania disajikan segar, beberapa juga bahan makanan utuh, yang tidak mengalami proses seperti fermentasi.

Diet Mediterania merupakan pola diet dengan mengonsumsi makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, gandum utuh, kacang, zaitun dan minyak zaitun yang dikombinasi dengan keju, yoghurt, ikan, unggas, telur dan anggur. Diet Mediterania telah lama dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Studi menunjukkan

Diet Mediterania secara langsung mempunyai efek mengurangi risiko penyakit kardiovaskular termasuk kolesterol tinggi, LDL, HDL, trigliserida, tekanan darah dan kadar gula darah.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons