Wednesday, April 25, 2012

Penyebab-Penyebab Sakit Perut

Setiap orang pasti pernah merasakan sakit perut, mulai dari yang ringan sampai yang berat sehingga harus dirawat di rumah sakit. Namun sedikit dari kita yang mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan gangguan pada perut kita.

Berikut beberapa penyebab sakit pada perut yang dituturkan oleh Dr. Vivek Kaul, kepala divisi gastroenterologi dan hepatologi dari University of Rochester Medical Center di Rochester, New York.

1. Radang usus (diverticulitis)
Radang usus terjadi di kantong yang terbentuk di lapisan usus, biasanya usus besar. Gejalanya berupa kram di perut bagian bawah. Biasanya diet tinggi serat bisa membantu.

2. Luka di lambung
Adanya luka di lambung dan duodenum (bagian pertama dari usus kecil) dapat menyebabkan sakit perut. Nyeri biasanya menyerang daerah perut tengah atas dan kadang terjadi setelah makan.

3. Endometriosis
Endometriosis terjadi ketika sel-sel dari dinding rahim tidak tumbuh pada tempatnya. Biasanya ditandai dengan nyeri, perdarahan tidak teratur, dan infertilitas.

4. GERD
GERD (Gastroesophageal reflux disease) disebabkan oleh lemahnya katup yang memisahkan perut dari kerongkongan sehingga makanan dan asam lambung bisa naik ke atas. GERD biasanya ditandai dengan rasa nyeri di perut atas dan dada bagian bawah atau nyeri di ulu hati. Hindari mengkonsumsi terlalu banyak makanan atau jenis makanan berlemak agar tidak memperburuk keadaan.

5. Pankreatitis
Bila terasa sakit terbakar di perut bagian atas atau tengah ada kemungkinan terjadi peradangan pancreas. Beberapa orang bahkan ada yang merasa linu sampai ke punggung.

6. Radang usus buntu
Radang usus buntu biasa menyerang anak-anak dan dewasa muda, biasanya dimulai dengan rasa sakit di bagian perut tengah dan terus berkembang ke bagian kanan bawah perut. Jika tidak dihilangkan bisa pecah dan berpotensi mengancam hidup.

7. Batu empedu
Batu empedu dapat menyebabkan pembengkakan dan memblokir saluran usus sehingga timbul sakit. Sakit terutama terasa di sisi kanan perut bagian atas terutama setelah makan makanan berlemak karena memicu kandung empedu berkontraksi.

8. Efek samping obat
Obat-obatan tertentu juga mempunyai efek samping yang menimbulkan gangguan pada perut. Misalnya bifosfonat oral yang berguna membantu mempertahankan kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis bisa menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit di esofagus. Sedangkan obat nyeri seperti ibuprofen dan aspirin bisa menyebabkan pembengkakan di lapisan lambung.

9. Intoleransi laktosa
Bagi sebagian orang yang tubuhnya tidak bisa menerima laktosa, yaitu gula yang ditemukan dalam produk susu biasanya akan menyebabkan sakit perut ringan, kembung, diare, bersendawa, dan gangguan pencernaan.

10. Keracunan makanan
Keracunan makanan biasanya akan menyebabkan sakit perut yang disertai dengan diare dan muntah. Dalam kasus yang yang jarang, keracunan makanan bisa serius atau fatal.

11. Stres
Stres bisa menyebabkan sakit kepala, tekanan darah tinggi, insomnia dan masalah perut. Selain itu depresi telah dihubungkan dengan masalah pencernaan serta sindrom iritasi usus besar.



1 comments:

uii profile said...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons