Friday, July 17, 2015

5 Makanan Sehat Untuk Sperma

Kehamilan merupakan sesuatu yang didambakan oleh pasangan yang baru menikah atau yang telah lama menikah namun belum juga dikaruniai momongan.


Untuk mempersiapkan kehamilan, selain wanita, priapun juga harus mempersiapkan dirinya dalam pemenuhan nutrisi yang membantu meningkatkan kuantitas dan kualitas sperma yang dihasilkan sehingga proses pembuahan dapat terjadi dengan baik.

Berikut 5 makanan yang sangat berguna bagi kesehatan sperma:

Vitamin B12 
Vitamin B12 termasuk jenis vitamin yang jarang di dapat oleh tubuh akibat pengolahan makanan yang kurang tepat dengan suhu tinggi, padahal vitamin ini sangat berguna untuk meningkatkan jumlah sperma. Anda dapat memenuhi kebutuhan akan vitamin B12 lewat produk olahan susu dan daging.

Vitamin A dan Beta Karoten 
Vitamin A berguna untuk meningkatkan kadar Luteneizing Hormone (LH), yaitu hormon yang dibutuhkan untuk pembentukan sperma. Sedangkan beta karoten berfungsi untuk mencegah penimbunan gula darah dan lemak penyebab impotensi. Anda dapat memenuhi kebutuhan dari vitamin A dan beta karoten dengan mengkonsumsi wortel, brokoli, dan tomat.

Selenium 
Kekurangan Selenium pada pria mengakibatkan rentan terjadinya disfungsi seksual. Selenium dapat ditemukan pada susu, kuning telur, tomat, bawang putih, daging, ikan tuna, dan beras.

Asam Folat 
Selain sangat berguna bagi ibu hamil, asam folat juga sangat membantu dalam meningkatkan jumlah sperma. Kebutuhan akan asam folat dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi bayam, asparagus, kacang hitam, kacang merah, dan kacang lentil.

Zinc (Seng) 
Zinc sangat berguna dalam meningkatkan hormon testoteron, hormon yang berhubungan dengan kualitas dan kesuburan sperma. Zinc dapat ditemui pada daging sapi, tiram, produk olahan susu, daging unggas, dan kacang-kacangan.

Thursday, June 4, 2015

Hilangkan Bau Mulut Dengan 5 Bahan Alami Ini

Bau Mulut adalah masalah kesehatan yang sangat mengganggu bagi seseorang dalam bergaul dengan orang lain dan dapat mengurangi rasa kepercayaan dirinya.

Karena itu, bila Anda mempunyai masalah dengan bau mulut coba atasi dengan 5 bahan alami di bawah ini:


Apel 
Sekresi saliva akan langsung terangsang bila mengunyah buah apel sehingga mengurangi bau mulut dan nafas menjadi lebih segar.

Jeruk 
Vitamin C yang terkandung dalam buah jeruk berfungsi sebagai antioksidan dan melawan bakteri, termasuk bakteri penyebab bau mulut.

Yoghurt
Umumnya, probiotik lactobacillus salivarius yang terkandung di dalam yogurt membantu menjaga kesehatan mulut. Apalagi susu fermentasi ini dapat menghilangkan plak di area mulut dan menjaga kesegaran napas.

Teh Hijau
Flavanoid yang terkandung dalam teh hijau dapat mengurangi dan mencegah bau mulut, serta membantu agar nafas menjadi lebih segar.

Air Putih 
Banyak mengkonsumsi air putih dapat membuat nafas tetap segar. Sering-seringlah berkumur dengan air putih untuk menetralisir rasa tidak nyaman pada mulut.

Wednesday, June 3, 2015

Beberapa Fakta Tentang Menstruasi Yang Wajib Wanita Tahu

Setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas hingga menopause pasti akan mengalami siklus haid atau menstruasi setiap bulannya.

 
Banyak wanita yang kurang paham apa sebenarnya menstruasi tersebut, sakit yang dialami selama menstruasi, dan apa pentingnya menstruasi bagi kesehatan reproduksi wanita.

Berikut beberapa fakta tentang menstruasi yang sebaiknya diketahui oleh para wanita:

Menstruasi Berhenti Saat Lemak Tubuh di Bawah 8-12 Persen 
Asupan lemak dalam tubuh ternyata juga dapat mempengaruhi kelancaran menstruasi. Jika tubuh kekurangan 8-12 persen lemaknya maka tubuh akan membakar lemak sistematis sehingga metabolisme terganggu dan menyebabkan menstruasi terhenti, atau yang biasa disebut dengan Amenore. Hal ini biasa terjadi pada wanita gemuk dimana hormon mereka tidak sinkron dengan metabolisme tubuh.

Gula Dapat Meredakan Sakit Akibat PMS 
Saat sakit nyeri yang hebat akibat menstruasi banyak wanita yang mengkonsumsi es krim untuk meredakan nyeri. Hal ini disebabkan karena gula selalu dikaitkan dengan meredakan perut nyeri saat haid.

Kekurangan Zat Besi Mempengaruhi Siklus Menstruasi 
Normalnya wanita memiliki siklus menstruasi antara 28 hingga 35 hari, namun bila seorang wanita mengalami hanya dalam waktu 15 hari saja dan disertai perdarahan hebat maka patut diduga ia kekurangan zat besi, fibroid, atau hemoglobin rendah. Untuk menghindarinya, banyak-banyaklah mengkonsumsi sayuran hijau untuk menambah zat besi.  

Kram Tanda Estrogen Tinggi 
Pada awal menstruasi, aliran darah ke alat kelamin sangat meningkat. Hal ini dapat menyebabkan kemacetan aliran darah di saraf punggung dan kaki yang ditandai dengan kram. Untuk menghindarinya, kurangi asupan garam pada seminggu sebelum periode menstruasi datang. Jika rasa sakit tak tertahankan, itu bisa menjadi masalah hormon.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons